Pengaruh Krisis Global

9 02 2009

Banyak yang bertanya-tanya, apakah krisis keuangan yang melanda dunia ini akan berpengaruh terhadap kehidupan kita sehari-hari. Maka jawabnya, mungkin sekali kita akan terkena pengaruhnya, sedikit atau banyak, cepat atau lambat.. .

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum yang mungkin muncul dalam benak kita, dan semoga tulisan singkat ini bisa membantu memberi sedikit gambaran tentang pengaruh krisis finansial yang sedang berlangsung terhadap kehidupan kita sehari-hari.

Amankah bank-bank di Indonesia?

Sampai saat ini kondisi perbankan di Indonesia baik-baik saja. Meski sempat terjadi perang bunga, namun kondisi itu berangsur mereda. Ketatnya likuiditas di pasar uang disebabkan banyak bank yang kelebihan likuiditas enggan menyalurkannya ke bank lain kerana khawatir jika tiba-tiba mereka juga membutuhkan.

Bank-bank di Indonesia tidak mengalami rushed dan tak terlalu terpengaruh runtuhnya pasar keuangan Amerika dan Eropa.

Amankan Uang saya di bank?

Jika kita punya tabungan di bawah atau sama dengan 2 milyar rupiah, maka uang kita aman. Hal ini dikarenakan uang kita dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan. Sehingga jika hal terburuk terjadi, maka uang kita masih selamat. Hanya saja, akan butuh waktu ekstra sebelum uang kita dibayarkan oleh LPS.

Jika kita memiliki uang lebih dari 2 milyar rupiah, mungkin ada baiknya untuk dipecah dalam beberapa rekening di beberapa Bank. Namun jika tak memungkinkan karena jumlah uang kita banyak sekali, maka berdoa sajalah…

Apakah cicilan hutang saya akan menjadi lebih besar?

Besar sekali kemungkinan untuk mendapat jawaban ‘ya’. Cicilan hutang kita akan menjadi lebih mahal. Baik itu cicilan KPR, ciclan mobil, motor, atau bahkan kartu kredit. BI baru saja menaikkan suku bunga acuan BI Rate menjadi 9.5% sehingga besar kemungkinan bank-bank akan menyesuaikan suku bunga pinjamannya, sehingga cicilan hutang kita akan semakin besar.

BI menaikkan suku bunga acuan untuk menekan laju inflasi yang makin besar sekaligus mencoba menjaga jarak dengan suku bunga bank sentral negara utama seperti AS dan Eropa agar spread yang tercipta masih cukup menarik bagi investor asing.

Mungkinkah saya kehilangan pekerjaan karena perusahaan saya bangkrut terkena krisis?

Bisa jadi, ini merupakan domino effect yang ditimbulkan krisis itu. Beberapa perusahaan yang bergerak di sektor yang sangat tergantung pada pasar ekspor tradisional seperti AS dan Eropa mungkin akan terganggu kelangsungannya.

Misalnya saja industri sepatu yang 50% pasarnya AS dan 40% sisanya adalah Eropa.

Jika tak mampu melakukan diversifikasi pasar dan tetap tergantung pada AS dan Eropa, maka besar kemungkinan para pekerja akan kehilangan lapangan kerjanya. Kondisi ekonomi di dua wilayah itu sedang memburuk dan akan sangat berpengaruh pada daya beli dan permintaan barang impor. Rendahnya permintaan akan membuat perusahaan akan mengurangi produksi. Akhirnya, bisa saja terjadi pengurangan tenaga kerja.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: